Optimalisasi Kinerja Perpustakaan UK/UPT

Bagi teman-teman pengelola perpustakaan di UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian, mungkin ini sebagai informasi saja saya sampaikan bahwa sampai saat ini kepedulian Kepala Badan Litbang Pertanian terhadap keberadaan perpustakaan, terutama dengan adanya perpustakaan digital cukup tinggi. Hal tersebut bukan berarti mulus begitu saja tanpa ada sebabnya. Sebagaimana temuan Bapak Menteri Pertanian kita sewaktu berkunjung ke Ambon dan melihat kondisi perpustakaan disana, sehingga keluar instruksi untuk dibangunnya perpustakaan digital dan harus selesaidalam TA 2008.

Pada hari ini saya menerima surat dari Kepala Badan Litbang tentang “Optimalisasi Kinerja Perpustakaan UK/UPT” nomor 35/HM.110/I/1/09 tertanggal 19 Januari 2009 yang ditujukan untuk semua unit kerja di bawah Balitbang. Surat tersebut intinya mengharuskan semua unit kerja di bawah Balitbang untuk meningkatkan kemampuan akses internet mereka, sehingga para pengguna jurnal online dapat mencari dan mendownload file pdf artikel jurnal baik dari SDOL maupun ProQuest.
Surat tersebut intinya berisi
1. peningkatan kecepatan koneksi internet,
2. optimalisasi pemenfaatan jurnal yg dilanggan PUSTAKA,
3. memberikan kesempatan pelatihan kepada petugas perpustakaan agar menjadipetugas tangguh,
4. melengkapi koleksi dengan menambahkoleksi terbaru,
5. melakukan koordinasi dengan PUSTAKA untuk memenuhi point 1, 2 dan 3

Keluarnya surat tersebut juga bukan tidak ada latar belakangnya. Sepengetahuan saya ini juga sebagai tindaklanjut temuan WAKIL PRESIDEN saat berkunjung ke Balit serealia MAROS.

Saya kira memang seharusnya para pimpinan UK kita menyadari betapa pentingnya literatur bagi peneliti dan sebenarnya banyak yang dapat kita tambang informasi di internet itu untuk keperluan pengembangan ilmu pengetahuan.

Berdasarkan surat tersebut,mudah-mudahan teman-teman pengelola perpustakaan menjadi memiliki kekuatan untuk memelihara dan mengembangkan perpustakaan di UK/UPTnyamasing-masing.

Pustaka dalam rencananya dalam pengembangan perpustakaandigital akan mengadakan temu koordinasi pengelolaan PD yang akan dselenggarakan pada tanggal 14-17 April 2009 untuk gelombang I dan tanggal 27-29 April 2009 untuk gelombang II.

Adapun Pesertanya adalah sbb :

Angkatan I, 14-17 April 2009

1. Sekretariat Balitbang  18. Puslitbanghorti

2. Balithi                               19. Balitsa

3. Balitbu                              20. Balitjestro

4. Puslitbangtan                21. BB Padi

5. Balitkabi                          22. Balit Sereal

6. Lolit Tungro                  23. Puslitbangbun

7. Balitro                             24. Balitri

8. Balittas                           25.Balitka

9. Puslitbangnak             26. BB Veteriner

10.Balitnak                       27. Lolit Kambing

11. Lolit Sapo                  28.BBSDLP/Balittanah

12. Balitklimat               29. Balitra

13. Balingtan                  30. PSE/KP

14. PUSTAKA                31. BB Mektan

15. BB Biogen                32. BB Pascapanen

16. BBP2TP                    33. LRPI

17. PPKS

Angkatan II, 27-29 Aprl 2009

1. BPTP Jakarta                    16. BPTPBanten

2. BPTP Jabar                       17. BPTP Aceh

3. BPTP Sumut                     18. BPTP Sumbar

4. BPTP Sumsel                    19. BPTP Riau

5. BPTP Jambi                      20. BPTP Bengkulu

6. BPTP Bangka Belitung  21. BPTP Lampung

7. BPTP Jateng                    22. BPTP Yogyakarta

8. BPTP Bali                          23. BPTP NTB

9. BPTP Jatim                      24. BPTP NTT

10. BPTP Maluku               25. BPTP Maluku utara

11. BPTP Papua                  26. BPTP Papua Barat

12. BPTP Kalsel                  27. BPTP Kaltim

13. BPTP Kalbar                 28. BPTP Kalteng

14. BPTP Sulsel                   29. BPTP Sulut

15. BPTP Sultra                   30. BPTP Sulteng

31. …………………….

Surat undangan dan kuesioner sudah dikirimkan lewat TIKI ke alamat UK masing-masing (untuk yang luar Bogor) pada hari Rabu, 23 April 2009. Apabila ada keterlambatan penerimaan berkas undangan tersebut mohon dikonfirmasikan/diberitahukan ke PUSTAKA.

Kejadian-kejadian di atas akan lebih seru dan jelas lagi kalau Bapak Anwar Makasau dan Ibu Wafiah dari Balitserealia mau turut menceritakan kejadiannya. silakan pak tulis di komentar.

Kesempatan demi kesempatan
Kejadian demi kejadian
memperlihatkan kepada kita bahwa
perpustakaan bukanlah sesuatu yang tidak berarti
Haruskah ………….
Kesempatan kebaikan ini
kita biarkan berlalu begitu saja???

“Berlomba-lombalah dalam berbuat kebajikan”

3 Tanggapan

  1. sesuai kunjungan Wapres tgl. 31 Desember 2008 maka Internet perpustakaan Balitsereal perlu penambahan kapasitas m3 untuk mempercepat akses jurnal, kemudian anjuran Wapres perlu penambahan buku-buku baru serta diusahakan mengirim staf petugas perpustakaan Balitsereal untuk mengikuti pelatihan yang berkesinambungan. Kemudian saindirect biasanya terbuka hanya sampai judul dan apabila downloadnya harus membayar dollar begitu juga proquest dari Perpusnas RI hanya bisa dilihat sampai judul tidak bisa sampai fullteks, mohon penjelasan dari Pa Eka mengenai cara mengakses yang jelas. Alhamdulillah sekarang kecepatannya sudah ditambah tapi servernya masih biasa macet. Untung Wapres ke Balitsereal…… liat perpustakaannya kita.

  2. Ya pak. kenapa di Balitseral hanya bisa akses proquest dan sdol sampai judul2nya saja karena kecepatan akses internet di Balitsereal lambat. Padahal sudah pake VSAT ya pak? tapi kan VSAT juga kalau pakenya yang kecepatan rendah ya sama saja jadinya lambat.
    Memang kelemahan dari PDF itu biasanya ukuranya filenya besar, sehingga kalau didownload ya sangat dipengaruhi kecepatan akses internet kita. Kalau internetnya lambat ya cuma judul nya saja yg ke ambil, tapi kalau kecepatannya kaya kilat tuh, sampai pdf filenya juga cepat pak terambilnya.
    Jadi di Maros VSAT malah lebih mahal dan lambat dari pada Speed pa???
    kalau gitu pake speedy nya yg lebih cepat lagi pak biar bisa ngebut, OK???

  3. sebetulnya kalu mau cepat tampilnya fullteks sdoldan proquest kita bisa pake pilihan yg html jangan yg pdf, bedanya hanya tampilannya saja. kalau html tampilannya bukan tampilan asli jurnalnya (krn bukan hasil scan), tapi lebih cepat dibandingkan memilih pdf. kalau pdf memang tampilannya seasli jurnalnya karena hasil scan tetapi aksesnya lebihhhh lama.
    demikian pak pjelasannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: