Lokakarya Pengelolaan Indeks Publikasi

Lokakarya dilaksanakan pada hari selasa 7 Desember 2011 di Aula Gedung C lantai 2 Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian dan dibuka oleh Kepala Pusat Bpk Ir. Farid H Baktir, M.Ec. Narasumber yang menjelaskan materi “Peningkatan indeks sitasi tulisan ilmiah ” adalah Bapak Prof. Dr Kudang Boro Seminar. Beliau adalah Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi IPB Bogor dan pernah menjadi Kepala Perpustakaan IPB periode 2003-2007.

Gambar 1.  Panitia, KaPUSTAKA dan Narasumber

Dalam paparannya narasumber menjelasakn bahwa untuk meningkatkan sitasi dari tulisan setiap orang atau peneliti maka keterbukaan informasi menjadi sangat penting. Semangat sharing inilah yang tulisan seseorang akan disitir oleh orang lain apakah itu pada level nasional ataupun internasional.

Persoalannya adalah banyak juga orang yang tidak mau berbagi dengan berbagai alasan. Menurut beliau ada 3 godaan dari seorang ilmuwan, yaitu a) pelit atau tidak mau berbagi, b) uang, semua harus dibayar dengan uang kalau tidak menghasilkan maka dia tidak mau untuk memberitahukan kepada orang lain, c) kemanfaatan, ada orang yang menginginkan tulisannya dimanfaatkan orang.

Pangkalan data yang dapat dibaca oleh search engine (SE) dan scrawler menjadi sangat penting untuk memudahkan orang menegetahui suatu tulisan dan disitir orang lain. Walaupun tersimpan dalam pangkalan data dan banyak jumlahnya apabila tidak dikenal oleh SE, maka peluang akan disitir orang lain akan rendah.

Format dokumen juga ikut menentukan kemudahan disitir dan diindeks oleh SE. Apabila dokumennya tercetak atau format pangkalan datanya tidak memungkinkan dikenali oleh mesin lain, maka juga akan rendah kemungkinan disitasi.

Oleh karena itu bentuk digital adalah satu-satunya cara meningkatkan peluang untuk supaya sebuah tulisan akan disitir orang. Selain itu promosi yang terus menerus dengan menggunakan berbagai media komunikasi yang sangat banyak tersedia sekarang ini juga harus dilakukan, seperti blog, facebook, twitter dan sejenisnya.

Untuk menguji sitiran ada beberapa tool yang dapat digunakan, secara mudahnya SE seperti Scholar google, Bing dan Yahoo dapat digunakan untuk menguji ini. Ada pula SJR (SCImago Journal Rank) dan SNIP (Source Normalized Impact per Paper), yang dapat menguji sitasi pada artikel yang bergengsi dan satu lagi SCOPUS juga dapat digunakan untuk melihat ranking tersebut.

Sebagai penutup, beliau mencontohnya bagaimana jurnal HAYATI dari IPB diperjuangkan sehingga dapat masuk menjadi salah satu konten  jurnal dalam SCOPUS, sebuah database yang berisi jurnal-jurnal bergengsi pada level interasional. Dan hal itu tidak dapat lepas dari adanya dukungan penuh dari pimpinan lembaga yang mampu mengetahui yang sifatnya kebijakan maupun teknis.  Selamat kepada IPB…..

PeningkatanIndeksSitasi

   (ek)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: