Digital Library Management – Short Course

Short course Digital Library Management dilaksanakan di Hotel Ambassador , 171 Sukhumvit Road Soi 11, Bangkok 10110 Thailand dari tanggal 10 sd 21 Desember 2012.  Narasumber pelatihan berasal dari Asian Institute Technology (AIT) dan Silpakorn University.  Yang akan menjadi narasumber adalah Dr. Agus Harianto, Dr. Thadthong Bhrammanee, Prof. Somporn dan Prof. Namtip. Pelatihan dilaksanakan dengan cara penyampaian teori, diskusi dan kunjungan lapangan. Penyampaian teori dan diskusi dilaksanakan di Hotel Ambassador lantai 3 ruang Cathlea, sedangkan kunjungan lapangan akan dilaksanakan ke National Museum for Archiving and Preservation, perpusatkaan Silpakorn University dan AIT.

Pada hari pertama penyampaian materi perpustakaan digital oleh Bapak Dr Agus Haryanto dari AIT adalah IT Strategic Planning. Beliau menjelaskan bagaimana perencanaan penting dalam membangun sebuah perpustakaan digital. Banyak istilah baru yang disampaikan beliau dalam rangka pengembangan perpustakaan digital oleh sebuah  organisasi, sebagai contoh DRM atau Digital Right Management  yang penting dilakukan dalam mengelola koleksi digital. Materi tersebut selama ini belum kita sentuh dan belum pernah dilakukan oleh para pengelola perpustakaan digital di Kementerian Pertanian. DRM merupakan suatu pengelolaan proteksi terhadap koleksi digital agar tidak bisa di download, diprint, atau dishare oleh pengguna tertentu, namun bisa dilakukan oleh pengguna yang lain. Beliau juga menyatakan bahwa peran pengelola perpustakaan atau pustakawan (librarian) memegang peran yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan perpustakaan digital, dia sebagai desainer harus didukung oleh System administrator dan application developers. Application developer yang berasal dari para ahli teknologi informasi merupakan pendukung yang harus mengikuti apa yang direncanakan oleh designer, yaitu pustakawan. Masih banyak materi lain yang menarik untuk disimak dalam rangka pengembangan perpustakaan digital kita.

haryanto

Pada hari kedua materi disampaikan oleh Dr. Thadthong Bhrammanee. Beliau adalah staf di School of Engineerng and Technology di AIT, mendapatkan magisternya di salah satu perguruan tinggi di USA dan doktornya di AIT.  Salah satu bidang riset yang sedang dilakukannya sekarang adalah tentang web 3.0. Database management menjadi keahliannya dan sudah banyak keterlibatannya sebagai konsultan dalam bidang yang sama, salah satunya pernah menjadi konsultan pada perusahan minyak EXON. Pada intinya materi yang disampaikan oleh beliau adalah tentang Entiti, Data Model dan Relasional. Secara rinci disampaikannya bagaimana seorang pustakawan dapat menjadi desainer database dengan mudah, misalnya dengan cara menurunkan dari prosedur kegiatan sehari-hari menjadi entiti dan relasional. Kalau beberapa waktu yang lalu kita pernah disibukkan menyiapkan SOP, maka sebenarnya SOP tersebut  dapat kita jadikan dasar untuk dapat menentukan apa entiti yang ada di kegiatan perpustakaan dan bagaimana relasional antar entiti tersebut. Kita juga dapat mempertimbangkan data model seperti apa yang akan kita gunakan untuk mengembangkan database. Beliau juga menjelaskan bagaiman proses normalisasi dapat dilakukan untuk membangun entiti tersebut, salah satunya dengan mengidentifikasi data anomaly  dan membuat perlakukan terhadapnya, misalnya dengan mendelete, meng-update dan meng-insert. Beliau juga memberikan contoh bagaimana data model dalam AIMS (Agricultural Information Management Standard) dari FAO, yang sebenarnya selama ini kita acu dan jadikan standard, termasuk aplikasinya.  Namun sepertinya  standard yang PUSTAKA acu selama ini masih standard yang lama. Mungkin ini menjadi pekerjaan rumah PUSTAKA untuk menindaklanjuti dengan mengikuti perkembangan terbaru standard yang digunakan FAO saat ini. Salah satu datamodel standar tersebut adalah pemakaian XML dalam aplikasi yang digunakan. Sudahkan CDS/ISIS yang selama ini kita gunakan mengakomodasi formal XML? Semoga peserta pelatihan dapat merumuskan masalah ini dengan bekal pengetahuan yang sudah diberikan Dr. Thadthong Bhrammanee.

Kunjungan

1. TK Park

3 Tanggapan

  1. Format XML . . . ayo kami tunggu para ahli IT pulang dari Thailand untuk aplikasi tersebut. Selama ini yang ada format WEB-AGRIS . . . Sama engga ya? . . . maklum buta IT nih

  2. wuish infrormasi menarik gan !

  3. terimakasih atas informasinya,semoga memberikan banyak manfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: