Mengenal aplikasi pengelola file digital

Kusmayadi, E.

Dalam kesempatan ini saya coba mengangkat beberapa aplikasi perpustakaan yang berfungsi mengelola dokumen-dokumen digital, baik dalam bentuk e-book, artikel, dan publikasi lainnya.  Kita sama-sama sudah tahu, bahwa dalam perpustakaan digital tidak mungkin hanya mengandalkan satu aplikasi yang digunakan untuk mengelola semua dokumen digital perpustakaan.

Software tersebut antara lain Calibre, Mendeley dan Kindel. Calibre dan Kindel hampir memiliki fitur yang sama. Keduanya digunakan untuk mengelola file e-book atau yang kita kenal dengan file dengan format PDF.  Metadata yang dimiliki oleh file PDF tidak perlu dientrikan secara manual, namun dengan satu kali penambahan file PDF, maka secara otomatis metadatanya terentrikan ke dalam database Calibre.

Sama halnya dengan Calibre, Mendeley juga dalam memasukkan metadatanya dapat otomatis pada saat dilakukan penambahan file PDF. Namun kelebihannya Mendeley mempunyai metadata yang lebih lengkap dibandingkan Calibre.  Calibre selain mengelola file ebook, software ini juga dapat digunakan untuk mengkonversi file PDF menjadi file-file yang dapat digunakan untuk aplikasi e-book pada Handphone, tablet dan sebagainya, seperti epub, fb2, htmlz.

mendel(a)

cali(b)

Tampilan Mendeley dan Calibri

Kelebihan Mendeley lainnya adalah kemampuannya dalam memudahkan pengguna terutama yang serringkali menulis dalam membuat sitiran dan daftar pustaka yang dapat dilakukan secara otomatis. Kebiasaan penulis terutama yang baru menulis seringkali menempatkan sitiran namun di daftar pustaka tidak tercantum atau sebaliknya disitiran tidak ada namun di daftar pustakanya ada. Dengan menggunakan Mendeley, hal tersebut dapat dihindari. Fasilitas ini dapat kita gunakan setelah menginstal Wordplugin dari menu Tool yang ada pada Mendeley.

Selain itu, bagi kita pengelola perpustakaan seringkali kesulitan dalam mengelola database offline hasil download dari beberapa jurnal online. Dengan menggunakan Mendeley, kita dapat mendownload artikel dalam jurnal online dan sekaligus secara otomatis masuk ke dalam basis data Mendeley, baik metadata maupun file pdfnya. Dengan demikian, backup artikel dari jurnal online untuk dijadikan database offline akan sangatn meringankan tugas pengelola perpustakaan. Fasilitas tersebut dapat kita gunakan setelah menginstal web importer dari menu Tool. Dengan demikian banyak waktu dan tenaga yang dapat dihemat dengan memanfaatkan mendeley ini. Metadata yang sudah masuk ke dalam Mendeley dengan menggunakan fasilitas ekspor dapat digunakan untuk dikonversi ke dalam database CDS/ISIS sehingga pustakawan dapat menambah sumber artikel terutama untuk keperluan pembuatan bibliografi dengan mudah dan menjadi lebih lengkap apabila digabungkan dengan dokumen penelitian dari dalam negeri yang sudah dimiliki.  Untuk mendownload software Mendeley anda masuk ke alamat http://www.mendeley.com.

manual-aplikasi-mendeley

Pemanfaatan Mendeley untuk pengelolaan perpustakaan

Selamat mencoba.

2 Tanggapan

  1. terimakasih banyak informasinya.

  2. sangat jelas sekali nih penjelasannya, makasih banyak gan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: