Temu Teknis Fungsional Non-Peneliti Badan Litbang Pertanian

  1. Temu Teknis Nasional Jabatan Fungsional Non Peneliti lingkup Badan Litbang Pertanian yang merupakan agenda rutin tahunan Balitbangtan yang pada tahun 2014 diselenggarakan tanggal 8-9 September 2014, bertempat di Auditorium Sadikin Sumintawikarta, dengan mengangkat tema Peran Jabatan Fungsional Tertentu Non-Peneliti Mendukung Kurva Kedua Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian”.
  2. Temu Teknis diselenggarakan sebagai wadah untuk mengakomodir kepentingan pejabat fungsional non-peneliti dalam rangka pembinaan, pengembangan karir dan peningkatan produktivitas kerjanya. Para pejabat fungsional non-peneliti menyampaikan karya tulis, ide-ide dan kreativitas dalam pekerjaannya serta saling tukar menukar ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki dan berbagi pengalaman dalam melaksanakan tugas pekerjaaannya.
  3. Pada Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti tahun 2014 dipresentasikan sebanyak 3 makalah utama oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan, Pusbin Diklat BPPT, dan Forum Komunikasi Profesor Riset Balitbangtan. Selain itu dipresentasikan sebanyak 87 makalah penunjang dan diikuti oleh 253 peserta dari berbagai jabatan fungsional non peneliti seperti teknisi litkayasa, penyuluh, pranata humas, pustakawan, arsiparis, statistisi, pranata komputer, dan analis kepegawaian.
  4. Pejabat fungsional non peneliti pada dasarnya sebagai mitra peneliti, yang berperan sangat penting mendukung kegiatan penelitian dan diseminasi inovasi pertanian. Untuk itu pengembangan karier dan peningkatan kompetensi pejabat fungsional non peneliti perlu terus dipacu.
  5. Perlu adanya peninjauan kembali atau revisi terhadap Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Teknisi Litkayasa oleh BPPT selaku pembinanya, mengingat Juknis tersebut sudah lebih lima tahun diberlakukan, perlu penyesuaian mengikuti perkembangan saat ini.
  6. Memasuki kurva kedua Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Sejalan juga dengan misinya untuk menjadi lembaga penelitian dan pengembangan pertanian berkelas dunia dalam menghasilkan dan mengembangkan inovasi pertanian, maka menuntut dukungan SDM yang profesional dan jumlah yang memadai. Untuk itu perlu perencanaan yang matang dalam penambahan jumlah SDM sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, dengan terbatasnya jumlah pejabat fungsional, maka perlu diikuti dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan seluruh pejabat fungsional non-peneliti melalui Diklat dan jenis pelatihan lainnya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Diklat dan pelatihan juga diprioritaskan bagi PNS Golongan 1 dan 2.
  7. Memasuki kurva kedua Balitbangtan, telah dipersiapkan infrastruktur, sarana dan prasarana seperti Laboratorium, Kebun Percobaan yang cukup baik, sehingga perlu dikelola dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan penelitan dan diseminasi.
  8. Pembinaan secara rutin serta dorongan motivasi yang cukup besar dari atasan langsung maupun tidak langsung diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme pejabat fungsional non peneliti, sehingga mampu membuahkan karya sebagai karya individu dan mampu mengembangkan diri dengan kompetensi yang telah dimiliki. Pejabat Fungsional non peneliti dituntut untuk dapat bekerja keras, cerdas, tuntas dan cermat dalam mendukung kegiatan penelitian dan diseminasi inovasi pertanian.
  9. Salah satu point yang besar dalam penilaian angka kredit adalah Pengembangan Profesi dengan menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI), sehingga pada pejabat fungsional non peneliti diharapkan untuk mampu menyusun KTI yang berkualitas. Sehingga diperlukan pembinaan untuk penulisan KTI yang baik.
  10. Untuk efektifitas proses pembinaan dan mengatasi berbagai persoalan terkait jabatan fungsional non peneliti lingkup Balitbangtan, maka perlu dibentuk Tim Koordinasi masing-masing Jabatan Fungsional Non Peneliti yang difasilitasi dan di SK kan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
  11. Perlu juga dilakukan kegiatan untuk peningkatan kapasitas bagi tim penilai untuk menyamakan persepsi dalam melakukan penilaian dan pembinaan yang berkesinambungan.

 

Bogor, 9 September 2014

Tim Perumus

Makalah 1 – PEMBINAAN JFTL KEMENTAN

Makalah 2 – Karir PNS dalam jabatan fungsional di Lingkungan Badan Litbang Pertanian

Makalah 3 – Kiat-kiat menuju Pejabat Fungsional yang Profesional

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: