Prosedur Akses ke Jurnal Elektronis, ProQuest dan SDOL

oleh

Eka Kusmayadi

Pengertian

Jurnal elektronis adalah kumpulan jurnal yang dapat diakses secara elektronis, baik standalone, melalui jaringan lokal, LAN ataupun dari lokasi lain, WAN. Menurut Daywin (1998), jurnal tercetak biasanya terbit lebih lambat 3-12 bulan. Sedangkan jurnal elektronik umumnya tersedia tepat waktu, bahkan lebih awal daripada jurnal tercetak. Selain itu kebutuhan nomor biasanya lebih terjamin. Keterlambatan jurnal tercetak dapat disebabkan oleh lamanya pengiriman atau hilang dalam perjalanan. Dalam pelatihan ini, materi yang akan diberikan lebih difokuskan kepada bagaimana teknik menggunakan pangkalan data ProQuest dan Science Direct Online (SDOL).

Latar Belakang

Yang melatarbelakangi dilakukannya pengadaan jurnal elektronis online di PUSTAKA salah satunya karena selama ini koleksi tercetak yang ada lebih banyak digunakan oleh pengguna non peneliti (Gambar 1).

Jenis Jurnal Elektronis

Pada dasarnya jurnal elektronis sama saja dengan jurnal tercetak biasa yang dapat dibedakan kepada jurnal yang hanya memuat informasi bibliografis (termasuk abstrak di dalamnya) dan memuat informasi lengkap (fulltext). Beberapa contoh jurnal elektronis yang memuat informasi bibliografis adalah :

  1. AGRIS
  2. AGRICOLA
  3. TROPAG RURAL
  4. AGRICOLA
  5. CABI

Gambar 1. Pengunjung Pustaka

Namun karena jurnal ini sifatnya STANDALONE, hanya berisi abstrak dan OFFLINE, sepertinya jurnal ini kurang menarik minat para pengguna. Pengguna terutama peneliti lebih menyukai jurnal yang dapat diakses dari ruang kerjanya masing-masing, dan berisi artikel lengkap.

Jenis jurnal lainnya adalah jurnal yang berisi artikel lengkap. Jurnal ini diminati pengguna karena berisi artikel lengkap. Namun apabila jurnal ini hanya dapat diakses STAND ALONE atau jaringan lokal saja nampaknya juga kurang menarik minat peneliti. Jenis jurnal seperti ini adalah TEEAL.

ProQuest dan SDOL nampaknya lebih diminati peneliti. Karena jurnal ini berisi arikel lengkap dan dapat diakses secara ONLINE dari mana saja, selama jaringan internet tersedia.

Oleh karena itu, maka CD-ROM AGRIS, Agricola, Tropag, Agricola, Cabi dan TEEAL menjadi kurang diminati peneliti. Karena kelima CD jurnal tersebut hanya berisi abstrak, sedangkan TEEAL kurang diminati karena aksesnya sulit, dimana peneliti harus datang atau meminta ke Pustaka untuk memperoleh artikel lengkapnya. Hal tersebut semakin kurang diminati apabila pelayanan dari perpustakaan kurang baik seprti lama, tidak ramah, dsb.

Namun sebenarnya dengan tersedianya ProQuest dan SDOL tidak berarti semuanya menjadi mudah, karena ada keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki dari kedua pangkalan data ini, yang apabila tidak difahami dan diatasi dengan baik akan menimbulkan ketidakpuasan penggunanya.

Kendala

Kendala yang dimiliki kedua pangkalan data online tersebut antara lain sebagaimana terlihat pada tabel 1.

Tabel 1. Beberapa Kelemahan yang dimiliki ProQuest dan SDOL

Kelemahan

ProQuest

SDOL

Posisi server backup terdekat

Jepang

Singapura

Jumlah ID & Password yang diberikan

Unlimited

Hanya 5 buah

Cara masuk ke pangkalan data

Harus menggunakan ID dan Password

Untuk melihat bibliografisnya saja tidak perlu memakai ID & Password

Tampilan

Sudah berbahasa Indonesia

Bahasa Inggris

Posisi server backup, jumlah ID yang disediakan dan cara masuk ke pangkalan data akan berpengaruh terhadap kecepatan akses kepada kedua pangkalan data tersebut. Sedangkan tampilan lebih berpengaruh kepada pemahaman pengguna terhadap isi informasinya.

Ketiga kendala tersebut di atas sebenarnya dapat diatasi dengan cara menyediakan pangkalan data dalam bentuk jaringan lokal (database OFFLINE) dan pengaturan pengunduhan artikel lengkapnya (download). Hal ini perlu untuk diketahui oleh para pengelola jurnal elektronis yang ada di setiap unit kerja Departemen Pertanian, terutama Badan Litbang Pertanian.

Kendala Akses ke Jurnal Elektronis

Kendala untuk mengakses jurnal elektronis adalah sama dengan kendala dalam setiap unsur Sistem informasi. Unsur-unsur dari sistem tersebut terdiri atas :

  1. Data (kelengkapan, kontinuitas, keakuratan, keterkinian, ketersediaan format digital)
  2. Hardware (komputer, Jaringan LAN/WAN, ketersediaan provider handal)
  3. Software (aplikasi yang terintegrasi dan sesuai kebutuhan, database)
  4. Brainware atau SDM (keterampilan, latar belakang pendidikan)
  5. Prosedur (kebijakan, aturan main)

Pemanfaatan ProQuest Selama ini

Sampai dengan Juni 2007, jurnal yang diakses para pengguna ada 158 judul. Dari ke-158 judul tersebut, jurnal yang paling banyak diakses dan didownload adalah Journal of Animal Science (20%), Crop Science (12%), Invitro Celluler (11%). Yang lainnya diantara 1-6%

Gambar 2. Judul-judul Jurnal yang diakses Pengguna


Hubungan Jurnal Elektronis dengan Perpustakaan Digital dan Model

Perpustakaan model lebih merupakan sebagai suatu proyek untuk mengembangkan perpustakaan unit kerja lingkup Departemen Pertanian yang berorientasi kepada perpustakaan yang terotomasi. Selama ini di unit kerja pada umumnya terlihat sulit untuk membangun keberadaan perpustakaan. Walaupun pada unit kerja tertentu sebenarnya konsep perpustakaan model sudah diterapkan Kondisi yang terlihat selama ini adalah :

  1. perpustakaan tidak mempunyai anggaran,
  2. SDM seadanya,
  3. Infrastruktur tidak menunjang.

Akibat dari keadaan di atas, perpustakaan tidak dapat optimal melakukan pengelolaan sumberdaya informasi dan memberikan pelayanan kepada pengguna.

Beberapa upaya yang telah dilakukan Pustaka untuk membantu mengembangkan perpustakaan dalam lingkup Badan Litbang antara lain dengan diberikannya bantuan komputer beserta sewa provider wasantara-net ke beberapa Balit dan BPTP tahun 1998/99 melalui anggaran ARMP. Pada tahun 2006 dibangun perpustakaan model di Biro Humas, Jakarta dan BPTP Jawa Tengah. Tahun 2007 dibangun perpustakaan model di 5 BPTP. Tahun 2008 direncanakan sekitar 60 unit kerja yang akan membangun perpustakaan model. Semuanya itu adalah upaya untuk membantu mengembangkan infrastruktur perpustakaan. Dalam perpustakaan model masih terlihat adanya pengelolaan dan pelayanan koleksi tercetak, tetapi juga terdapat layanan elektronik dan persiapan ke arah perpustakaan digital.

Namun semua itu tidak akan ada artinya apabila SDM di dalamnya tidak memelihara dan mengembangkan sendiri secara kreatif.

Keberadaan jurnal elektronis dalam perpustakaan adalah sebagaimana terlihat pada Gambar 3.

Gambar 3. Keberadaan Jurnal Elektronis dalam Perpustakaan

Prosedur Akses Ke ProQuest dan SDOL

ProQuest dan SDOL keduanya dapat diakses dari semua unit kerja melalui internet. Pengguna dapat dengan leluasa mengakses jurnal elektronis menggunakan komputer, baik dari perpustakaan ataupun dari ruang kerjanya masing-masing. Namun adanya keterbatasan bandwith dari setiap provider dan keterbatasan akses dari kedua pangkalan data tersebut mempengaruhi kinerja jaringan secara keseluruhan.

Kinerja jaringan keseluruhan dapat diketahui dari server. Oleh karena itu evaluasi kinerja jaringan perlu diperhatikan, sehingga sistem akses ke pangkalan dapat diperbaiki dari waktu ke waktu.

Alternatif yang dapat ditempuh untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan cara 1) membuat pangkalan data OFFLINE dan 2) mengatur pembagian penggunaan internet. Dengan tersedianya pangkalan data OFFLINE, maka pengguna tidak harus setiap membutuhkan informasi langsung akses ke internet, tetapi dapat mengecek keberadaan informasinya dalam pangkalan data OFFLINE yang sudah dibuat lebih dahulu.

Menu

Yang perlu diperhatikan pada menu yang tersedia pada kedua pangkalan data adalah Menu Search-nya. Pada keduanya terdapat 2 jenis Search, yaitu Basic Search dan Advance Search. Pada Basic Search pengguna hanya dapat mencari informasi dengan kata kunci yang terbatas, dimana kotak pemasukan kata kunci sedikit jumlahnya. Berlainan dengan Advance Search, pengguna diberi pilihan memasukkan kata kunci yang lebih banyak. Banyaknya kata kunci yang dimasukkan akan lebih meningkatkan keakuran perolehan informasi yang diinginkan.

Gambar 4. Tampilan Awal ProQuest

Gambar 5. Tampilan Awal Science Direct

Dari kedua gambar tersebut di atas dapat diperhatikan, bahwa pada ProQuest apabila pengguna tidak mengetahui sama sekali Password dan ID, maka pengguna tidak dapat menggunakan fasilitas pangkalan data sama sekali.

Berlainan dengan SDOL, pada tampilan awalnya sudah terlihat kotak-kotak penempatan kata kunci untuk mencari informasi. Artinya kalaupun pengguna tidak mengetahui ID dan password, maka pengguna dapat mencari informasi pada pangkalan data walaupun hanya akan mendapatkan informasi bibliografisnya saja. Karena untuk mendapatkan artikel lengkapnya (PDF), sistem akan meminta ID dan password (Gambar 6).

Gambar 6. Permintaan User name dan Password dari Sistem Pangkalan Data

Selain itu, pada SDOL informasi yang dapat dicari informasi bibliografisnya tidak saja pada jurnal-jurnal yang dilanggan, namun pada jurnal yang tidak dilangganpun dapat ditampilkan atau diperoleh, hanya saja untuk memperoleh artikel lengkapnya harus membeli.

Kemudahan yang disediakan ProQuest, sejak Juli 2007 tampilan awalnya dapat disesuaikan dengan bahasa pengguna. Pada saat memasukkan username dan password pengguna juga dapat memilih jenis bahasa yang akan digunakan. Apakah bahasa Indonesia, Inggris atau bahasa lainnya.

Pengunduhan Informasi

Pengunduhan atau download artikel lengkap hanya dapat dilakukan pada jurnal-jurnal yang dilanggan. File artikel lengkap yang diperoleh dapat berbentuk PDF dan HTML. Perbedaan keduanya terletak pada tampilan dan ukuran file. Umumnya PDF mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan yang berformat HTML. Oleh karena itu, maka pada saat diunduh akan terasa perbedaan kecepatannya. Namun pada file PDF tampilannya adalah tampilan sesuai asli tercetaknya.

Saran

Agar akses kepada kedua pangkalan data tidak mengganggu kinerja jaringan, maka pengaturan waktu akses dan pembuatan pangkalan data offline sangat dianjurkan.

Untuk mendapatkan kata kunci, pustakawan dapat mengamnalisis kata kunci dari judul-judul penelitian yang diajukan peneliti ke program.

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAK CIPTA, para kontak person atau penanggungjawab jurnal elektronik di unit kerja harus selektif dalam memberikan username dan password kepada para penggunanya. Oleh karena itu, email yang digunakan oleh para kontak person sebaiknya email pribadi, bukan email kantor untuk mencegah jatuhnya username dan password ke tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.

Daftar Pustaka

Daywin, L.K. 1998. ”Pemanfaatan jurnal elektronis pertanian dalam internet”. Jurnal Perpustakaan Pertanian vol 7(2). Hal 33-35

8 Tanggapan

  1. mas…saya punya masalah nh..saya lg cari bahan/jurnal..tapi semua bahan saya da di sciencedirect ..ya msti bayar kalo mo ambil…truz caranya gmn biar saya akses dg mudah ke site itu..maksih atas infonya…

    tolong dibls y comment saya…

  2. Ya Bpk/Sdr tinggal searching saja dulu di Science direct. apabila ketemu yang cocok kirimkan kepada kami di Pusat perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Bogor. Kalau memang kami melanggan jurnalnya (karena tdk semua jurnal science direct kami melanggannya, hanya 157 judul jurnal yg kami langgan) maka kami dapat mendownloadnya dan mengirimkan file pdfnya ke email Sdr. Untuk biaya download file kami kenakan biayaRp 500,- per halaman. Kalau diprint Rp1000,- (ditambah ongkos kirim posnya). demikian jawaban dari kami
    eka

  3. jadi, bisa diambilkan ya pak jurnal nya?? softcopy nya bisa saya download?? bagaimana prosedurnya pak??
    pengiriman uangnya bagaimana? terimakasih ya Pak.

  4. Tidak bu. Begini Ibu silakan searching dulu di Science direct. kemudian hasil penelusurannya dikirimkan ke kami. Apabila artikel tersebut kami langgan maka kami bisa mendownloadkan dan mengirimkan artikel lengkapnya ke ibu. mengenai harganya perhalamannya dikenakan Rp 500,- ibu bisa kontak kami di 0251-8321746

  5. saya sangat tertarik dengan hal ini, bisa ga saya dari instansi perikanan minta bantuan bapak untuk mendownloadkan suatu artikel dan ada batasan jumlah artikel ga??kalo bisa tahu judul jurnal apa saja yang bisa didownload agar kami bisa menentukan artikelnya, terima kasih atas bantuan Bapak.

  6. Ibu dari instansi perikanan bisa minta bantuan kami untuk mendownloadkan suatu artikel dan tidak ada batasan jumlah artikelnya. Untuk judulnya ibu bisa akses http://www.pustaka-deptan.go.id disitu ada Science direct, proquest dan TEEAL masuk ke dalamnya dan disitu ada daftar judul2 majalah yg pustaka langgan.
    demikian bu

  7. mas, dapetin bukunya yang ngebahas ProQuest secara keseluruhan ada dimana ya???

  8. masuk saja ke websitenya http://www.proquest.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: